17 September 2019 00:00:00 AM Breaking News

Daun Kelor, Deskripsi serta Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Daun Kelor (Moringa Oleifera Folium) yang berasal dari Tumbuhan Kelor memiliki manfaat yang luar biasa dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Berdasarkan penelitian sekitar 300 macam penyakit dapat disembuhkan dengan daun ajaib ini. Begitu besar khasiatnya, maka masyarakat kita kemudian berusaha untuk menggunakannya sebagai obat tradisional. Tumbuhan Kelor umumnya ditanam di halaman rumah, dimanfaatkan sebagai pagar hidup, tumbuhan pembatas, dan juga ditanam di ladang.

Deskripsi

Tumbuhan Kelor merupakan perdu dengan tinggi hingga 10 meter, batang berkayu, tegak, berkulit tipis, serta permukaan kasar. Dapat tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi pada ketinggian hingga 1000 m di atas permukaan laut.

Perkembangbiakan  terjadi secara generatif dengan  biji, dan perkembangan vegetatif dengan cara stek batang. Tumbuhan ini mulai berbuah setelah berumur sekitar 12 - 18 bulan.  Buahnya saat muda berwarna hijau, dan setelah tua menjadi cokelat.  Buahnya berbentuk panjang segi tiga, dengan panjang 20 - 60 cm. Biji berbentuk bulat dan berwarna coklat kehitaman.

Senyawa lain: myrosine, emulsine, alkaloida pahit tidak beracun, vitamin A, B1, B2 dan C.

Penelitian Mengenai Tumbuhan Kelor

Penelitian mengenai Tumbuhan Kelor, telah dilakukan sejak awal tahun 1980-an. Salah satunya dilakukan oleh C. Senthil Kumar, seorang peneliti yang berasal dari Anna Technology University, Tamilnadu, India. Ia berhasil membuktikan bahwa daun kelor berkhasiat sebagai pelindung hati atau hepatoprotektor.

Penelitian di Indonesia salah satunya dilakukan oleh seorang dokter sekaligus herbalis dari Yogyakarta, dr Sidi Aritjahja. Ia menemukan bahwa  kelor mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan baik untuk mengatasi penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, misalnya luka pada usus dan lambung. Menurut beliau, bagian apa pun dari Tumbuhan kelor aman digunakan asalkan  memperhatikan caranya. Dan cara penggunaannya adalah dengan merebus daun kelor dan meminumnya selagi masih hangat karena efek antioksidan sangat kuat dalam keadaan hangat.

Peneliti lain, Dr. Paulus Wahyudi Halim, menyatakan bahwa kelor memiliki energi dingin sehingga herbal tersebut sesuai untuk mengatasi penyakit dengan energi panas maupun kelebihan energi, misalnya radang atau kanker.

Pemanfaatan Daun Kelor

Di pedesaan, Tumbuhan Kelor kebanyakan dimanfaatkan sebagai pagar hidup namun penggunaan sebagai bahan sayur juga telah banyak dilakukan, yakni pada daun dan buah mudanya. Selain itu sebagian masyarakat juga telah menggunakan tumbuhan berkhasiat tersebut sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Bagian Tumbuhan Kelor yakni akar, batang, daun dan biji, seluruhnya bermanfaat.     

·   Akarnya, apabila dicampur bersama kulit akar pepaya kemudian dihaluskan,  digunakan sebagai obat penyakit beri-beri dan sejenisnya. Penggunaannya dengan cara dibalurkan (dioleskan).

·   Rebusan akarnya, digunakan sebagai obat rematik, diuretikum, epilepsi, antiskorbut  (sariawan), meningkatkan nafsu makan dan gonorrhoea. Penggunaannya dengan cara  diminum.

·   Daunnya dicampur dengan kapur sirih, digunakan sebagai obat kulit seperti kurap. Penggunaannya dengan cara digosokkan dengan lembut pada kulit.

Manfaat Daun Kelor    

Badan Kesehatan Dunia, WHO (World Health Organization) menganjurkan bahwa bayi dan anak-anak perlu untuk mengkonsumsi daun kelor pada masa pertumbuhan. Mengapa? Karena kandungan vitamin C pada daun tersebut sebesar 7 kali lipat kandungan vitamin C yang terdapat pada jeruk, kalsiumnya sebesar 4 kali lipat kalsium pada susu, vitamin A nya sebesar 4 kali lipat vitamin A pada wortel, proteinnya 2 kali lipat protein pada susu, dan potasiumnya 3 kali lipat potasium pada pisang.  Selain itu, kandungan lainnya adalah zat besi, choline, myrosine, emulsine, vitamin A, B1, B2, dan B3.

Manfaat Utama Daun Kelor adalah:

·        1. Meningkatkan daya tahan tubuh

·        2. Meningkatkan metabolisme tubuh

·        3. Meningkatkan stuktur sel-sel tubuh

·        4. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal

·        5. Meningkatkan energi

·        6. Melancarkan pencernaan

·        7. Berfungsi sebagai antioksidan

·        8. Memelihara sistem kekebalan (imunitas) tubuh

·        9. Meningkatkan sistem sirkulasi

·        10. Bersifat anti inflamasi (anti radang)

·        11. Menjaga kadar gula dalam tubuh tetap stabil  

·        12. Menyehatkan kulit

Demikian mengenai Daun Kelor,  deskripsi serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Semoga dapat menambah pengetahuan Anda.

Sumber Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Kelor

http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=2363

http://carahidup.um.ac.id